//https://alanwar02.com/wp-content/uploads/2018/03/vanoi-e1522400395456.jpg KULTURALIS SENI NUSANTARA DAN ISLAM-HARI BATIK NASIONAL | PP Al Anwar 2
Home / Artikel / KULTURALIS SENI NUSANTARA DAN ISLAM-HARI BATIK NASIONAL

KULTURALIS SENI NUSANTARA DAN ISLAM-HARI BATIK NASIONAL

Seni adalah suatu hasrat jiwa yang dimiliki semua manusia yang mendorongnya berekspresi dan berkreasi. Biasanya melalui tingkah ataupun tindakan yang bernilai estetika, kemudian menyalurkan imajinasinya dalam bentuk baru yang indah dan memiliki filosofi tertentu. Nenek moyang bangsa Indonesia adalah manusia yang berkebudayaan tinggi, berbagai seni mereka lahirkan dan wariskan. Tak sekadar sebagai kebiasaan, namun menjadi jati diri bagi seseorang yang menciptakannya.

Berbagai seni yang indah dapat kita saksikan, sebuah maha karya luhur telah melekat dalam keseharian masyarakat. Berupa goresan-goresan indah pada kain dengan motif yang unik serta memiliki makna pada setiap penggambarannya, serta menjadi warisan budaya dunia, itulah Batik.

Berbagai corak dan keragaman batik menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dunia. Seiring berkembangnya zaman, batik tidak hanya menggambarkan kepribadian masyarakat Indonesia, namun mulai berasimilasi dengan budaya dunia yang dibawa para petualang mancanegara ke bumi Nusantara. Motif ini dapat kita saksikan pada motif batik Lasem dan Tuban. Keduanya memiliki corak yang unik, dengan pengaruh budaya Islam dan Tionghoa.

Ciri khas batik yang bernuansa islami adalah, gambar kijing miring. Gambar ini melambangkan kehidupan manusia yang penuh dinamika. Dengan berjalannya waktu, motif batik semakin berkembang. Didukung dengan canggihnya teknologi, batik tidak hanya ditulis, namun banyak proses produksi kain batik dengan cap bahkan desain grafis dengan mesin canggih.

Banyak kita jumpai seragam-seragam formal yang menggunakan batik sebagai baju wajib pada hari tertentu. Seragam batik yang dikenakanpun difariasi dengan berbagai logo, untuk menginisiali suatu lembaga seperti GP NU dan GP Anshor yang menggunakan logo organisasi pada seragamnya.

Dan tentunya sarung para santri adalah batik, hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para santri sebagai generasi peelstari budaya luhur bangsa. Serta sarung yang dikenakan dalam kegiatan sehari-hari dapat menjaga kelestarian seni leluhur bangsa indonesia.

“SELAMAT HARI BATIK NASIONAL”

About Al-Anwar02

Check Also

MENGUPAS TAHUN BARU ISLAM

Sejarah 1 Muharam Kalender Hijriyah atau Kalender Islam (bahasa Arab: التقويم الهجري; at-taqwim al-hijri), adalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *